
Bikin Haru! Aiu Ratna Lepas Kepergian Aries Garasi Selamanya
Bikin Haru, Aiu Ratna Berduka Atas Kepergian Aries Budiman, Drummer Garasi Yang Meninggal Dunia Pada 18 September 2026. Ia Mengenang Rekannya Dengan Penuh Kesedihan. Kabar Tersebut Membawa Duka Bagi Keluarga Dan Rekan Musisi. Aries Kemudian Dimakamkan Di Sukabumi Pada Sabtu, 19 September 2026. Ia Tercatat Mengisi Album Garasi Pada 2006 Dan 2008, Serta Album Kembali Pada 2011.
Bikin Haru, Aiu Ratna Turut Mengantarkan Aries Ke Tempat Peristirahatan Terakhir. Ia Juga Membagikan Pesan Perpisahan Melalui Media Sosial. Kepergian Aries Menjadi Kehilangan Bagi Perjalanan Garasi. Sosoknya Dikenal Sebagai Salah Satu Personel Awal Grup Musik Tersebut. Ungkapan Itu Ia Tulis Saat Berada Di Depan Pusara Sang Rekan. Aries Juga Terlibat Dalam Sejumlah Karya Garasi.
Kontribusinya Tidak Berhenti Pada Permainan Drum. Aries Juga Memiliki Peran Sebagai Penulis Lagu Dalam Perjalanan Bermusik Garasi. Kepergian Aries Budiman Menyisakan Duka Mendalam. Bagi Aiu Ratna Dan Rekan-Rekannya, Sosok Aries Bukan Sekadar Rekan Bermusik. Ia Adalah Sahabat Yang Pernah Berbagi Panggung, Cerita, Dan Perjalanan Panjang. Selamat Jalan Aries Garasi, Semoga Mendapat Tempat Terbaik Dan Segala Kebaikannya Diterima.
Perjalanan Aries Budiman Bersama Band Garasi
Perjalanan Aries Budiman Bersama Band Garasi. Ia Bergabung Bersama Aiu Ratna Dan Fedi Nuril Dalam Proyek Musik Yang Berawal Dari Film Garasi. Film Garasi Hadir Pada 2006 Dan Kemudian Melahirkan Grup Musik Dengan Nama Yang Sama. Aries Tidak Hanya Menjadi Drummer, Tetapi Juga Terlibat Dalam Perjalanan Kreatif Garasi. Sebelum Dikenal Lewat Garasi, Aries Sudah Aktif Menekuni Dunia Musik.
Ia Bahkan Pernah Meraih Penghargaan The Best Drummer Dalam Kompetisi Di Tingkat Kabupaten Sukabumi Pada 2001. Selain Bermusik, Aries Juga Memiliki Pengalaman Sebagai Pemeran. Ia Memerankan Karakter Awan Dalam Film Garasi Yang Membantu Memperkenalkan Nama Grup Tersebut Kepada Publik. Bikin Haru, Aiu Ratna Menyampaikan Perpisahan Kepada Aries Melalui Unggahan Di Media Sosial.
Ia Membagikan Foto Aries Saat Memainkan Drum Bersama Garasi. Dalam Unggahannya, Aiu Menuliskan Ucapan Duka Dan Doa Untuk Rekannya. Ia Juga Menyertakan Foto Mawar Merah Yang Layu Sebagai Bagian Dari Ungkapan Kehilangan. Aiu Kemudian Hadir Dalam Prosesi Pemakaman Aries Di Sukabumi. Momen Tersebut Menunjukkan Kedekatan Yang Terjalin Di Antara Para Personel Garasi.
Sementara Itu, Fedi Nuril Juga Menyampaikan Belasungkawa. Ia Mengunggah Pesan Singkat Setelah Mendengar Kabar Kepergian Aries. Perjalanan Aries Bersama Garasi Meninggalkan Jejak Dalam Musik Indonesia Era 2000-an. Ia Menjadi Salah Satu Sosok Yang Membentuk Karakter Awal Grup Tersebut. Bikin Haru, Aiu Ratna Bahkan Menyebut Ketukan Drum Aries Tidak Akan Tergantikan.
Pemakaman Aries Garasi Di Sukabumi
Pemakaman Aries Garasi Di Sukabumi Pada Sabtu, 19 September 2026. Prosesi Pemakaman Berlangsung Sekitar Pukul 07.00 WIB Di TPU Depok, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Sukabumi, Jawa Barat. Aiu Ratna Hadir Dan Mengantarkan Aries Ke Tempat Peristirahatan Terakhir. Ia Kemudian Membagikan Suasana Pemakaman Melalui Media Sosial.
Kepergian Aries Juga Mendapat Ucapan Duka Dari Rekan-Rekan Musiknya. Fedi Nuril Dan Personel Garasi Lainnya Menyampaikan Pesan Perpisahan. Hingga Laporan Terkini, Penyebab Meninggalnya Aries Belum Disampaikan Secara Resmi Kepada Publik. Karena Itu, Informasi Mengenai Penyebab Kepergiannya Sebaiknya Tidak Disimpulkan Dari Kabar Yang Belum Terverifikasi.
Aries Budiman Lahir Di Sukabumi Pada 31 Maret 1982. Sebelum Bergabung Dengan Garasi, Ia Aktif Mengikuti Berbagai Festival Musik Dan Pernah Menjadi Additional Player. Namanya Kemudian Semakin Dikenal Setelah Terlibat Dalam Film Dan Musik Garasi. Bersama Aiu Ratna Serta Fedi Nuril, Ia Menjadi Bagian Dari Formasi Yang Membentuk Identitas Awal Grup Tersebut.
Kehadiran Aries Dalam Perjalanan Garasi Memberikan Warna Tersendiri. Permainan Drumnya Menjadi Salah Satu Unsur Yang Mengiringi Perjalanan Musik Grup Dari Masa Ke Masa. Kini, Keluarga, Sahabat, Rekan Musisi, Dan Penggemar Harus Melepas Kepergiannya. Namun, Karya Dan Jejak Aries Bersama Garasi Tetap Menjadi Bagian Dari Sejarah Musik Indonesia.